Friday, June 24, 2005
ketenangan jiwa
TAUHID
memberikan ketenangan dan kedamaian didalam jiwa manusia yang beriman.
Jiwa itu tidak akan dimasuki oleh tindakan kesewenangan yang telah merasuki dan menguasai orang-orang musyrik.
Dia menutup pintu ketakutan yang telah dibuka oleh manusia itu sendiri.
Takut tentang rizki, ketakutan terhadap ajal, ketakutan terhadap diri sendiri, keluarga dan anak, ketakutan dari manusia lain, ketakutan dari jin, ketakutan dari kematian dan kebangkitan kembali setelah kematian.
Dalam kaitan itu Al Qur'an mengungkapkan sebuah dialog antara Nabi Ibrahim dengan kaumnya yang musyrik.
Yaitu ketika mereka menakut-nakutinya dengan berhala-berhala dan tuhan-tuhan bathil, yang kemudian dijawab oleh Nabi Ibrahim as. dengan ucapan yang mengagumkan :"Bagaimana ana takut kepada sembahan-sembahan yang kamu persekutukan(dengan Allah), padahal kamu tidak takut mempersekutukan Allah dengan sembahan-sembahan yang Allah sendiri tidak menurunkan hujjah kepadamu untuk mempersekutukan-Nya.
Maka manakah diantara dua golongan itu yang lebih berhak mendapat keamanan (dari malapetaka), jika kamu mengetahui?"(QS. Al An'am : 81)
Kemudian Allah menjelaskan tentang siapa di antara dua golongan yang mendapat keamanan, yaitu"Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur adukkan iman mereka dengan kezaliman(syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk." (QS. Al An'am : 82)
Keamanan yang didapati oleh orang-orang yang beriman itu memancar dari dalam jiwa mereka, bukan dari pengawalan polis. Itu adalah keamanan dunia.
Sedangkan keamanan di akhirat akan lebih besar dankekal.
Karena mereka mengikhlaskan seluruh amal perbuatan untuk Allah dan tidak mengotori ketauhi dan dengan noda-noda syirik.
Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Ibnu Mas'udra. yang berkata :Ketika turun ayat "Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur adukkan iman mereka dengan kezaliman", kami bertanya kepada Rasulullah, "Ya Rasulullah, siapakah diantara kami yang tidak menzalimi dirinya?"Dijawab oleh beliau, "Bukan sebagaimana yang kamu katakan. Tidakkah kamu mendengar kata-kata Luqman kepada anaknya : "Hai anakku janganlah engkau mempersekutukan Allah karena sesungguhnya syirik(mempersekutukan Allah) itu adalah kezaliman yang sangat besar." (QS. Luqman : 13)
Maka kalimat 'tidak mencampur adukkan iman mereka dengan kezaliman', ialah karena mereka mengikhlaskan agama mereka hanya untuk Allah dan tidak menodai kejadiannya dengan kemusyrikan.
Myself
NAME:
AGE:
D.O.B:
Favourites
bla bla
bla bla bla
bla bla bla bla
tag ME
insert your
tag board code
My history
Thursday, April 07Friday, April 08Wednesday, April 13Wednesday, April 20Monday, May 02Tuesday, May 03Friday, May 06Saturday, May 07Saturday, May 14Saturday, May 21Friday, June 10Saturday, June 11Sunday, June 12Tuesday, June 14Friday, June 17Monday, June 20Friday, June 24Saturday, June 25Wednesday, June 29Saturday, July 02Thursday, July 07Monday, July 25Tuesday, July 26Saturday, August 06Tuesday, August 09Monday, August 29Wednesday, August 31Monday, September 05Wednesday, September 07Sunday, September 11Thursday, September 15Thursday, October 27Saturday, April 29Tuesday, May 02Monday, May 08Wednesday, May 10Monday, May 15Sunday, June 04Wednesday, June 07Thursday, June 08Saturday, June 10Wednesday, June 14Sunday, June 18Thursday, June 22Friday, August 11Tuesday, August 22Sunday, August 27Thursday, August 31Sunday, September 24Sunday, October 01Sunday, December 03
My friends